Berita

Karyono Wibowo (tengah)/Net

Politik

Simulasi Pilpres Di Jabar Untuk Mempengaruhi Opini Publik

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 | 19:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Klaim yang menyebutkan elektabilitas Prabowo-Sandi semakin naik di salah satu media lokal dengan menampilkan Jokowi-Maruf kalah di 12 daerah berdasarkan hasil simulasi, dipertanyakan berbagai pihak.

Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mengatakan, simulasi 12 daerah itu tidak menggambarkan hasil keseluruhan di Jawa Barat apalagi unggul di nasional. Kata dia, itu hanya melakukan simulasi di 12 kabupaten dan sampel yang digunakan tidak proporsional.

"Harusnya kan proporsional, harusnya dilakukan secara profesional agar tidak bias pada segmen tertentu. Simulasi surat suara itu berpotensi bias pada segmen pemilih tertentu," kata Karyono dalam diskusi "Simulasi 12 Daerah, Angin Surga atau Ada Skenario Terselubung?" yang gelar Aktivis Barisan Umat Islam Kaffah (Buikaff) di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Jumat (15/2).


Dia menduga simulasi 12 daerah itu dilakukan di kabupaten atau di daerah yang merupakan lumbung suara Prabowo-Sandi sehingga hasilnya pasangan calon 02 unggul semua.

"Dilakukan sedemikian rupa untuk mempengaruhi opini publik seolah-olah Prabowo menguasai seluruh Jawa Barat. Ini digunakan untuk framing mempengaruhi masyarakat," sebut Karyono.

Sementara itu, aktivis Barisan Umat Islam Kaffah (Buikaff), Akbar Maulana menilai ada pihak yang memberikan angin surga kepada Prabowo-Sandi.

Lebih lanjut, Maulana menduga ada skenario terselubung di balik menaikkan elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi melalui simulasi surat suara di 12 daerah tersebut.

"Kasihan sebenarnya, janganlah kasih angin surga lagi ke pasangan 02. Justru ini menjatuhkan," katanya.

Di tempat yang sama, hal senada juga dilontarkan peneliti Formappi, Lucius Karus. Dia menilai berita tersebut lebih ke arah framing. Diprediksi hasil Pemilu 2019 tidak akan berbeda jauh dari hasil 2014.

"Ini jelas ada framing dan pengambilan judul ini sudah jelas ada skenario. Ada angin surga untuk Prabowo, dan sebenarnya ini peringatan khusus bagi Prabowo bahwa daerah itu sudah jelas pendukungnya dari 2014," tutup Lucius.

Simulasi Pilpres 2019 di 12 daerah di Jabar yang digelar salah satu media lokal menghasilkan, Prabowo-Sandi 61,64 persen sedangkan Jokowi Maruf 38,36 persen. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya