Berita

CEO Bukalapak Achmad Zaky/Net

Politik

Pendukung Prabowo-Sandi: Dukung Karya Anak Bangsa, Bukan Start Up Asing

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 | 16:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Ramainya tanda tagar #uninstallbukalapak yang menyerang CEO Bukalapak Achmad Zaky karena ucapannya yang menyebut Sandiaga Uno sebagai mentor bisnisnya seakan-akan diarahkan agar bisnis start up ini jatuh.

Miris, padahal Bukalapak merupakan bisnis start up karya anak bangsa yang harus didukung bersama.

Ketua relawan Prabowo Sandi Komunitas Siber (Proksi) Al Akbar Rahmadillah meminta agar start up unicorn Indonesia harus didukung dan jangan dikaitkan pada masalah politik karena beda pilihan.


"Pendukung rezim ini sudah membawa masalah ini ke ranah politik. Perlu diperhatikan juga, kita semua masyarakat Indonesia harus mendukung start up unicorn Indonesia," ujar Akbar kepada redaksi, Jumat (15/2).

Sebaliknya, dia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak membesarkan E Commerce milik asing.

"Jadi jangan kita tidak mendukung karya anak bangsa dan nantinya akan membesarkan starup e-commerce asing," tegasnya.

Akbar juga menyatakan bahwa hal ini merupakan bagian dari sikap kebangsaan dan cinta tanah air. Memang di lain sisi dia menyebut dengan adanya upaya revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) dengan usulan adanya data center yang bisa dikelola oleh asing sangat berbahaya bagi industri digital Indonesia.

"Ada peluang asing untuk menguasai industri digital kita di situ sehingga kedaulatan digital kita akan terancam," pungkasnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya