Berita

Jimly Asshiddiqie/Net

Politik

Jimly Asshiddiqie: Pemilu Hanya Lima Tahun Sekali, Jangan Mau Dipecah Belah

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 | 14:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat Prof. Jimly Asshiddiqie percaya naik turunnya tensi politik jelang Pemilu serentak 2019 tidak sampai menimbulkan perpecahan.

Pasalnya, aparat kepolisian telah melakukan berbagai terobosan guna mengantisapasi hal-hal yang tidak dinginkan saat pesta demokrasi lima tahunan ini digelar.

"Kedewasaan kita berdemokrasi membuat kita dewasa dalam peradapan. Baik peserta pemilu, penyelenggara pemilu dan masyarakat, kita optimis 17 April tidak ada perpecahan," kata Jimly, Jumat (15/2).


Dia juga mengimbau agar tidak menggunakan kabar bohong dalam berkampanye mengingat saat ini maraknya penggunaan hoax demi memuluskan hasrat politik.

Kemudian, mantan Ketua Mahkama Konstitusi ini melanjutkan, jangan pula mengunakan isu agama secara berlebihan seperti kafir mengkafirkan bahkan menggunakan isu PKI. Lantaran hal tersebut tidak beradab.

"Urusan Pemilu urusan lima tahun sekali, jangan dipecah belah hanya karena berbeda pilihan politik saja," tuturnya.

Jimly menyarankan para relawan tidak menggunakan kampanye negatif maupun kampanye hitam seperti melegalkan hoax. Mengingat hal tersebut bakal berdampak pada penegakkan hukum.

Bahkan, bila ditindak maka aparat penegak hukum bakal dipandang tak netral, padahal yang bersalah adalah pihak yang menyebarkan hoax dan SARA.

"Saya mengimbau agar ini diredakan oleh pimpinannya. Relawan juga menghentikan cukup mengkampanyekan calon yang kita pilih saja," pungkasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya