Berita

Dradjad Wibowo/Net

Politik

Larangan Shalat Jumat Prabowo Bukti Kubu 02 Sedang Dizalimi

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 | 11:23 WIB | LAPORAN:

. Pelarangan shalat Jumat oleh Ketua Takmir Masjid Agung Semarang, Hanief Ismail karena takut ada unsur kampanye merupakan salah satu bukti kubu pasangan 02 Prabowo-Sandi dizalimi. Namun hal itu justru akan merugikan paslon 01 Jokowi-Maruf.

"Larangan shalat Jumat tersebut semakin membuktikan kepada rakyat, betapa Prabowo-Sandi dan pendukungnya sedang dizalimi," kata Wakil Ketua Dewan Kerhormatan PAN, Dradjad Wibowo saat berbincang dengan redaksi, Jumat (15/2).

Bagaimana tidak, lanjut Dradjad, tidak sedikit pendukung Prabowo selama ini seakan dizalimi pula. Diantaranya Ahmad Dhani, Buni Yani yang ditahan, Ustad Slamet Maarif, Dahnil Azhar Simanjuntak dan lain-lain yang diperiksa.


"Dari mulai hukum hingga ibadah, Prabowo-Sandi dan pendukungnya dizalimi. Sementara pihak lain melenggang," sesalnya.

Meski demikian, menurut dia, semua kezaliman yang dilakukan terhadap kubu 02 justru membuat masyarakat menjadi tidak simpatik pada petahana dan ujung-ujungnya akan merugikan elektabilitas paslon  01.

"Saya melihat, penzaliman yang dilakukan para oknum itu justru merugikan Presiden Jokowi. Rakyat semakin membludak mendukung Prabowo-Sandi," tutup Dradjad.

Sebelumnya, beredar rilis dari takmir Masjid Agung Semarang, Hanief Ismail yang isinya menyebut larangan shalat jumat untuk capres nomor urut 02 karena menimbulkan polemik di masyarakat.

Namun ketiga dihubungi, Hanief Ismail menjelaskan, yang dilarang itu adalah kegiatan politiknya bukan shalat Jumat Prabowo. Seperti, pemasangan spanduk penyambutan di sekitar masjid. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya