Berita

OSO/Net

Politik

Hanura: Ada Upaya Kriminalisasi Terhadap OSO

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 | 04:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah membatalkan putusan Komisi Pemilihan Umun (KPU) tidak boleh diabaikan. Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) harus tetap dimasukkan dalam daftar calon tetap (DCT) anggota DPD.

Begitu tegas Bendahara Umum Partai Hanura Samsudin Siregar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/2).

"Saya melihat bahwa telah terjadi upaya kriminalisasi kepada OSO yang dilakukan oleh KPU terkait pencoretan dirinya dari daftar DCT," ujar Anggota Komisi III DPR RI Samsudin Siregar dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/2).


Menurutnya, OSO sebagai warga negara tentu mempunyai hak politik yang sama dengan warga negara lainnya dan hal itu dijamin oleh konstitusi. Karenannya, ia meminta KPU untuk mematuhi putusan pengadilan agar OSO kembali dimasukkan dari daftar calon anggota DPD RI.

"Atas dasar itulah OSO juga akan tetap memperjuangkan hak politiknya sebagaimana putusan PTUN dan MA yang telah membatalkan putusan KPU tentang pencoretan dirinya pada bursa calon anggota DPD," kata Samsudin.

Ditegaskan Anggota Komisi III DPR RI itu, apabila KPU tidak mematuhi putusan pengadilan terkait OSO, maka dia menduga telah terjadi tarik-menarik kepentingan di tubuh KPU.

"Patut diduga ada tarik menarik kepentingan politik di KPU dengan intervensi politik ataupun pesanan politik dari berbagai kepentingan," kata Samsudin.

"Hal itu dapat dilihat karena KPU enggan melaksanakan tugasnya dengan mematuhi putusan pengadilan," imbuhnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya