Berita

Dunia

Suami Ratu Inggris Dipastikan Tidak Akan Dituntut Soal Kecelakaan Mobil

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 20:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Suami Ratu Elizabeth dari Inggris, Pangeran Philip dipastikan tidak akan menghadapi tuntutan atas kecelakaan mobil bulan lalu yang melukai dua wanita dan menyebabkan Land Rovernya terbalik.
 
Dalam kecelakaan itu, Duke of Edinburgh selamat tanpa cedera. Namun, pengemudi lain, yakni seorang wanita berusia 28 tahun, menderita luka di lututnya dan seorang wanita berusia 45 tahun di dalam mobil, yang juga memiliki bayi berusia sembilan bulan di pesawat, mengalami patah pergelangan tangan.
 
Kecelakaan itu memicu perdebatan di Inggris tentang apakah Philip masih layak mengemudi pada usianya.
 

 
Dia kemudian menerima peringatan dari polisi karena mengemudi tanpa sabuk pengaman hanya dua hari setelah kecelakaan.
 
Setelah kontroversi berkendara itu, Pangeran Philip pada awal bulan ini secara sukarela melepaskan SIM miliknya.
 
Otoritas setempat memastikan bahwa dia tidak akan diadili.
 
"Kami memperhitungkan semua keadaan dalam kasus ini, termasuk tingkat kesalahan, usia pengemudi dan penyerahan SIM," kata Layanan Kejaksaan Crown dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (14/2).
 
"Kami telah memutuskan bahwa tidak akan menjadi kepentingan publik untuk menuntut," tambahnya, seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya