Berita

Diskusi Menyoal Papua dalam Pilpres 2019: Posisi Papua di Peta Politik Indonesia/RMOL

Politik

Amnesty International: Papua Tidak Diperhitungkan Dalam Pemilu Indonesia

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 17:38 WIB | LAPORAN:

Masalah Papua tidak mendapat perhatian serius dari masing-masing kontestan Pilpres 2019.

Demikian kesimpulan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, saat diwawancara usai diskusi "Menyoal Papua dalam Pilpres 2019: Posisi Papua di Peta Politik Indonesia" yang digelar di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/2).

"Belum terlihat bahwa Papua memiliki semacam nilai yang penting untuk diperbincangkan dalam agenda nasional yang tengah berlangsung, yakni Pilpres maupun Pemilu Legislatif," kata Usman di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/2).


Padahal, lanjut Usman, begitu banyak persoalan di Papua yang membutuhkan perhatian serius dari DPR RI maupun pemerintah pusat.

"Banyak sekali masalah Papua yang sebenarnya membutuhkan peranan DPR. Kami juga mengundang Fadli Zon (Wakil Ketua DPR RI) sebagai orang yang, selain mengetuai tim supervisi untuk Papua, tapi juga mewakili tim salah satu pihak yang saat ini menjadi peserta pemilu," lanjut Usman.

Menurut Usman, rekomendasi yang menjadi hasil diskusi sedianya akan disampaikan langsung kepada perwakilan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sayangnya rencana itu tak terwujud karena kedua perwakilan meninggalkan arena diskusi sebelum pembahasan selesai.

"Kami juga mengundang pihak Jokowi, tadi ada beberapa yang datang tapi sudah meninggalkan lokasi. Rencananya hasil rekomendasi hari ini akan diserahkan kepada kedua belah pihak, baik kubu Prabowo maupun kubu Jokowi," tuturnya.

Masalah yang dibahas dalam diskusi adalah pentingnya pengakuan keberadaan Papua, termasuk penghargaan identitas Papua, kebijakan afirmatif, perlindungan HAM, pelaksanaan UU Otonomi Khusus yang belum selesai seperti pembentukan pengadilan HAM, Komisi HAM, Komisi Kebenaran dan rekonsiliasi, klarifikasi sejarah, pemberantasan korupsi, moratorium untuk eksploitasi SDA.

Diskusi ini diselenggarakan oleh Amnesty International, Yayasan Tifa dan Perkumpulan Jubi yang mengumpulkan aktor-aktor dari Lembaga Swadaya Masyarakat  (LSM) maupun aktivis di Papua.

Peserta diskusi mewakili Non Goverment Organization (NGO) yang bergerak di bidang HAM, anti korupsi dan lingkungan, serta organisasi keagamaan dan akademisi. Mereka adalah Benny Giay, Filep Jacob Karma, Theo Hesegem, Latifah Anum Siregar, Imam Aziz, Makarim Wibisono, Adriana Elizabeth dan Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya