Berita

Foto/Net

X-Files

KPK Sita Duit Suap Proyek Air Minum Rp 13,3 Miliar

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 10:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik aliran duit suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun anggaran 2017 dan 2018.
 
Diduga, masih ada 20 proyek serupa di berbagai daerah yang diwarnai suap dalam penunjukan kontraktornya.

Sejauh ini, lembaga antirasuah telah menyita uang suap proyek-proyek SPAM sebanyak Rp 11,2 miliar, 138.500 dolar Amerika dan 23.100 dolar Singapura. Jika ditotal mencapai Rp 13,38 miliar.


Juru bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, sebagian besar uang itu disita saat operasi tangkap tangan pada 29 Desember 2018 silam.

Selebihnya dari 16 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang sukarela mengembalikan ke KPK. "Kami menduga, masih terdapat aliran dana lain pada sejumlah pejabat terkait SPAM ini," katanya.

Ia mengimbau kepada pejabat lainnya yang juga pernah menerima uang dari proyek-proyek SPAM agar mengembalikan.

"Sikap kooperatif akan di­hargai secara hukum," ujar Febri.

Kemarin, KPK melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi untuk perkara tersangka Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) SPAM Strategis sekaligus PPK proyek SPAM Lampung dan Kasatker SPAM Darurat, Teuku Mochammad Nazar.

Menurut Febri, para saksi di­periksa mengenai perannya da­lam pelaksanaan proyek SPAM tahun 2017 dan 2018. "Sampai saat ini telah teridentifikasi setidaknya ada 20 proyek yang diduga ada praktik suap."

Ke-20 proyek itu diduga dikerjakan PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) dan PT Tashida Sejahtera Perkara (TSP). "Kami sedang mengidentifikasi juga dan terus dalami dugaan suap tersebut," ucap Febri.

Dalam penyidikan kasus suap proyek SPAM di beberapa daerah, KPK menetapkan 8 tersangka. Yakni Dirut PT WKE Budi Suharto, Direktur PT WKELily Sundarsih, Direktur PT TSP Irene Irma (IIR), dan Yuliana Enganita Dibyo, juga direktur PT TSP.

Mereka diduga memberikan suap kepada pejabat Kementerian PUPR untuk bisa mengerjakan proyek SPAM. PT WKE ditun­juk sebagai penggarap proyek bernilai di atas Rp 50 miliar. Sedangkan PT TSP di bawah Rp 50 miliar.

Berdasarkan penyidikan KPK, kedua perusahaan mengerjakan 12 paket proyek dengan nilai mencapai Rp 429 miliar. Proyek terbesar SPAM Bandarlampung Rp 210 miliar.

PT WKE dan PT TSP berse­dia memberikan ìfeeî 10 persen dari nilai proyek. Rinciannya 7 persen untuk Kasatker. Adapun PPK 3 persen.

Para pejabat yang menerima suap dari kedua perusahaan, Kasatker SPAM Lampung seka­ligus PPK Anggiat Partunggal Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kasatker SPAM Darurat Teuku Mochammad Nazar dan PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin.

Anggiat menerima Rp 350 juta dan 5.000 dolar Amerika untuk proyek di Lampung. Kemudian Rp 500 juta untuk proyek Umbulan 3, Pasuruan, Jawa Timur.

Meina Rp 1,42 miliar dan 22.100 dolar Singapura untuk proyek Katulampa. Teuku Moch Nazar Rp 2,9 miliar dari proyek pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan Donggala. Sedangkan Donny Sofyan Arifin menerima Rp 170 juta dari proyek SPAM Toba 1. ***

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya