Berita

Jurubicara KPK Febri Diansyah/RMOL

Hukum

PEGAWAI KPK DIANIAYA

KPK Percaya Polri Bisa Menemukan Tersangka Penganiayaan

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019 | 10:12 WIB | LAPORAN: WISNU YUSEP

. Ketika status hukum sudah ditingkatkan ke penyidikan, berarti Polri sudah meyakini ada dugaan tindak pidana dalam kasus penganiayaan pegawai KPK, yang terjadi di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (2/2) lalu.

Menurut Jurubicara KPK Febri Diansyah, pihak Polda Metro Jaya tinggal mencari pihak yang bertanggung jawab atas hal itu. Dia meyakini, pihak kepolisian sudah ahli dalam menangani perkara seperti ini.

"Kami cukup yakin Polri punya pengalaman panjang untuk menangani kasus-kasus seperti ini," kata Febri di Gedung KPK, Rabu (13/2) malam.


Sementara, ketika menanggapi Gubernur Papua Lukas Enembe yang akan mengadukan KPK ke Komisi III DPR atas dugaan kriminalisasi terhadapnya, Febri pun mempersilahkan. Menurutnya, pihak KPK tidak tidak akan terganggu dengan sikap maupun langkah Pemprov Papua itu.

"Silakan saja, itu bukan domain KPK saya kira. Kemana pun pihak-pihak tertentu menyampaikan masukan atau aduan itu silakan saja," kata dia.

Menurutnya, saat ini KPK tengah fokus terhadap penyidikan di kepolisian terkait dugaan penganiayaan yang dialami dua pegawai KPK. Sehingga pihaknya mempercayakan penanganan hukum berjalan untuk mengungkap siapa pelaku penganiayaan itu.

"Kami percaya proses hukum yang sedang berjalan di Polri untuk menemukan siapa tersangkanya. Jadi yang dilakukan adalah menemukan siapa tersangkanya bukan lagi bicara tentang apakah ada atau tidak ada dugaan penganiayaan," ujar Febri. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya