Berita

Gedung KPK/Net

Hukum

KPK Belum Dapat Sekjen Baru

RABU, 13 FEBRUARI 2019 | 18:15 WIB | LAPORAN: WISNU YUSEP

. Lewat pengumuman nomor B/08PS/KP.00.01/54/02/2019 tertanggal 6 Februari 2019, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan seleksi Sekretaris Jenderal KPK gelombang dua.

Surat yang ditandatangani Ketua KPK, Agus Rahardjo itu menyatakan bahwa tidak ada satu pun kandidat yang lolos seleksi Sekjen KPK pada gelombang kedua.

Atas hal itu pula, KPK bakal membahas tindak lanjut dari hasil seleksi ini.


"Dengan ini, Panitia Seleksi mengumumkan bahwa belum ada kandidat yang dapat diusulkan kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Kabinet Republik Indonesia untuk dapat ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal pada Komisi Pemberantasan Korupsi," tulis KPK seperti yang dikutip, Rabu (13/2).

Jurubicara KPK Febri Diansyah berharap hasil yang diperoleh itu tidak "mengendorkan" semangat para calon.

"Harapan KPK tetap tidak mengecilkan semangat pemberantasan korupsi para calon dan dukungan terhadap kerja-kerja KPK," ujar Febri.

KPK berharap Sekjen yang terpilih nanti dapat menjalankan fungsi yang krusial dari unit Kesekjenan yang bertugas memberikan dukungan penuh pada seluruh pelaksanaan tugas KPK sebagaimana diatur di UU 30/2002 tentang KPK.

Ada enam orang yang ikut seleksi gelombang kedua. Nama-nama keenam orang itu yakni pertama, Muhammad Zeet Hamdy Assovie. Dia pernah menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar (2010), Kepala Badan Penanaman Modal (2009), Kepala Badan Koperasi, UKM, Kerja sama, Promosi dan Investasi (2005), Sekretaris Daerah Kota Singkawang (2003).

Kedua, Prasetyo, dia pernah menjabat sebagai Counsel Bahar & Partners Law Firm (2018), Dosen di Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Universitas Pancasila (UP), dan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" (UPN) (2017), Direktur Utama Perum Peruri (2012) dan Direktur Compliance & Risk Management PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Persero) (2007).

Ketiga, Roby Arya Brata pernah menjabat sebagai Plt Asisten Kepala UKP3R, Unit Kerja Presiden Pengelolaan Program dan Reformasi (2009), Analis Hukum dan Kebijakan Komnas HAM (1993), Manajer Umum PT Mercutama Textile Mills (1992).

Kemudian keempat, Tuty Kusumawati pernah menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta (2018), Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta (2015), Kepala Bidang Penelitian dan Statistik pada Bappeda Provinsi DKI Jakarta (2011).

Kelima, U Saefudin Noer, dia pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan Pelindo III (2018), Komisaris Utama PT Portek Indonesia (Agustus 2018), Komisaris Utama PT Pelindo Daya Sejahtera dan PT Pelindo Husada Citra (Maret 2017).

Dan yang keenam, Winarni Dien Monoarfa pernah menjabat Guru Besar Universitas Hasanuddin, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Kementerian LH dan Kehutanan RI (2018), Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Gorontalo (2012), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Percepatan Ekonomi Daerah Provinsi Gorontalo (2003). [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya