Berita

Politik

Pendukung Berulah Di Markas PBB, Dukungan Prabowo Pun Viral Di Sosmed

RABU, 13 FEBRUARI 2019 | 06:26 WIB | LAPORAN:

. Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York menyayangkan  peristiwa sosok pria berulah di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat.
Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, video itu viral di sosial media khususnya twitter dari akun-akun pendukung nomor urut 02. Pria berjas hitam itu memegang kertas yang menampakkan wajah Prabowo-Sandiaga.

Menanggapi hal ini PTRI New York menyampaikan, pria tersebut memanfaatkan ruang majelis umum PBB untuk menyampaikan pernyataan dukungannya, pada salah satu calon presiden dan wakil presiden.

"Yang bersangkutan bukan diplomat Indonesia atau staff PTRI New York, bukan merupakan delegasi Indonesia untuk pertemuan resmi PBB di New York juga," ungkap PTRI melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (12/2).

"Yang bersangkutan bukan diplomat Indonesia atau staff PTRI New York, bukan merupakan delegasi Indonesia untuk pertemuan resmi PBB di New York juga," ungkap PTRI melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (12/2).

Selain itu PTRI New York menyampaikan bahwa pria itu pendamping kelompok pemuda Indonesia yang sedang di New York, yang berkompetisi debat yang diselenggarakan oleh LSM WFUNA dan bukan kegiatan  PBB.  "PTRI New York ingin menginginkan adanya aturan dan etika yang harus dipatuhi terkait penggunaan ruang majelis umum PBB sesuai dengan aturan administratif sekretariat PBB/AI/416," tutup keterangan PTRI New York.

Sekedar untuk diketahui, dalam video tersebut pria itu menyampaikan harapan dan dukungan agar paslon nomor urut 02 dapat memenangkan pilpres 2019. "Di Markas Besar PBB saya ingin menyatakan dukungan saya kepada 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjadi presiden 2019- 2024. Insya Allah kita punya kekuatan, punya power untuk mewujudkan mimpi Indonesia ganti Presiden  Indonesia. Prabowo presiden, Insya Allah. salam dari New York," ucap pria  tersebut dalam video itu. [atm

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya