Berita

Politik

BPN: Ketidakadilan Yang Dipertontonkan Memecah Belah Persatuan

RABU, 13 FEBRUARI 2019 | 00:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Satu persatu anggota dan pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 02 Prabowo-Sandi seolah ada upaya dijebloskan ke penjara. Atas dasar itu, aparat penegak hukum diminta berlaku adil.

Demikian disampaikan Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi Fadli Zon kepada wartawan di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Selasa (12/2).

"Kita menghimbaulah kepada aparat penegak hukum, baik polisi, kejaksaan, dan juga hakim. Marilah di saat-saat seperti ini berbuatlah yang adil," ujar Fadli.


Menurut Fadli, ketidakadilan yang menimpa kubunya terkesan secara telanjang dipertontonkan kepada publik. Hal itu dianggap merugikan persatuan antar warga negara.

"Karena ketidakadilan yang ditunjukkan secara nyata. Itu hanya akan merugikan bangsa dan negara kita, hanya akan memecah belah persatuan kita," tegas Fadli.

Anak buah Prabowo itu juga merasa kondisi saat ini tak ubahnya seperti zaman kolonial Belanda yang gemar memenjarakan rakyatnya tanpa alasan yang jelas.

"Perasaan ketidakadilan itulah yang menimbulkan kita dulu juga melawan kolonialisme Belanda," demikian Fadli. [hta]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya