Berita

Sekjen PPP Arsul Sani/Net

Politik

TKN: Anggota DPR Digaji Bukan Untuk Nyinyir Terus

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 20:40 WIB | LAPORAN:

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf mengingatkan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon untuk tidak hanya gemar mengkritisi atau bersikap nyinyir kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Melainkan juga harus menunjukkan kinerja mumpuni sebagai legislator.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf Arsul Sani menanggapi santai kritikan Fadli Zon tentang Jokowi yang gemar membaca komik Doraemon dan Shincan. Menurutnya, segala yang dilakukan Jokowi tidak akan pernah diakui oleh wakil ketum Partai Gerindra tersebut.


"Pokoknya di mata Pak Fadli Zon itu Pak Jokowi tidak ada kerennya lah," katanya di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (12/2).

Arsul yang juga sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengakui jika Fadli Zon memang sosok yang pintar dan hebat. Maka dari itu, seharusnya Fadli Zon mampu menunjukkan kinerja yang baik dengan memperjuangkan aspirasi rakyat.

"Kita itu anggota DPR itu digaji untuk memperjuangkan sesuatu, bukan untuk mengomentari presiden atau nyinyir terus setiap hari," katanya.

"Kalau sudah menginisiasi RUU Minuman Beralkohol, RUU Penjaminan, RUU Jabatan Hakim, RUU Penyadapan itu sudah banyak, RUU Pesantren. Saya mau bilang, Fadli Zon sukanya bikin puisi padahal jadi anggota DPR digaji bukan untuk bikin puisi," jelas Arsul yang juga anggota Komisi III.

Dalam sebuah diskusi di Kawasan Menteng sebelumnya, Fadli Zon menyebut bahwa bangsa Indonesia mengalami tragedi ketika pemimpinnya tidak rajin membaca dan menulis buku sebagaimana yang dilakukan para pendahulu.

"Kita tidak temukan tokoh pendiri bangsa yang tidak membaca dan menulis. Baru sekarang kita punya presiden bacanya Doraemon dan Shincan," kata Fadli menyindir Jokowi. [wah] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya