Berita

Susilo Bambang Yudhoyono dan Cipta Panca Laksana/Dok

Cipta Panca Laksana Enteng Kampanye Dilabeli Pendukung 02

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 09:06 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Kunjungan dan turun langsung menyapa warga menjadi bagian penting bagi para calon legislatif yang ingin meraih suara, termasuk yang dilakukan Cipta Panca Laksana.

Panca, sapaan akrabnya, terdaftar sebagai calon tetap Pemilihan Legislatif 2019 dari partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono, Partai Demokrat. Dia mendapat nomor urut 3 di daerah pemilihan (dapil)nya Sumatera Barat 2.

Panca mengaku selalu menjaga stamina dengan siap sedia vitamin di tasnya.


Hal ini mengingat intensitasnya bertemu warga ditambah lagi kondisi geografi di dapil Sumbar 2 yang mayoritas daerah pegunungan dan jaraknya berjauhan.

"Semangat dan selalu sedia vitamin," kata Panca kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/2).

Namun yang jelas selama ini ia merasa selalu enjoy dan sangat diterima seluruh elemen masyarakat, khususnya di dapil Sumbar 2 yang meliputi Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Bukit Tinggi, Kabupaten Agam, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman.

"Setiap hari saya terus berkeliling, dari dusun ke dusun untuk sosialisasi dan memberikan pembelajaran politik soal apa itu Pemilu," tutur Panca.

Perjalanan di dapil juga dirasakannya enteng. Sebab, masyarakat sudah melabel dirinya sebagai pendukung Prabowo Subianto.

"Masyakarat di sini sudah melabeli saya juga partai sebagai pendukung Prabowo," jelas Panca.

Selain itu, Panca juga selalu membawa visinya yakni program-program kerakyatan.

"Banyak harapan dari masyarakat. Khususnya soal belum dibenahinya jalan-jalan di dusun maupun desa," jelas Panca.[wid]


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya