Berita

Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal/RMOL

Hukum

Tertibkan Jurnalis Abal-Abal, Polisi Lakukan Pendekatan Persuasif

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 | 20:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Untuk menertibkan jurnalis gadungan atau abal-abal yang meresahkan masyarakat, kepolisian melakukan upaya persuasif kepada Dewan Pers dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal menawarkan penguatan dan pembenahan dalam perangkat hukumnya.

"Kalau saya melihat embrionya dulu, dalam hal ini aturan hukum. Sudah ada di UU Pers. Di situ ada supremasi hukum bahwa wartawan merupakan orang yang membuat produk pers sesuai dengan kaidah dan norma," katanya dalam diskusi bertema 'Memberantas Jurnalis Abal-Abal' di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Senin (11/2).


Menurut Iqbal, proses hukum harus ditegakkan terutama dengan persyaratan bahwa media massa wajib memiliki badan hukum. Wartawannya juga harus memiliki kualifikasi yang mengerti kaidah-kaidah jurnalistik.

"Ada proses hukum tapi pendekatannya persuasif. Karena itu polisi juga memiliki tugas dalam konteks konstruksi yang baik," ujarnya.

Meski begitu, Iqbal tidak memungkiri bahwa derasnya arus informasi saat ini memungkinkan modus-modus yang bertendensi negatif dilakukan di lingkungan pers.

"Kita harus sepakat bahwa tsunami keterbukaan publik saat ini merambah dunia media kita di Indonesia yang kemudian memunculkan para jurnalis abal-abal. Itulah pentingnya me-maintenance dan menertibkan itu," jelasnya. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya