Berita

Hendrasmo/Net

Politik

Indonesia Sedang Anomali Politik Destruktif

MINGGU, 10 FEBRUARI 2019 | 06:39 WIB | LAPORAN:

Indonesia sedang mengalami anomali politik yang destruktif.

Oleh karena itu, kaum muda Indonesia diharapkan belajar mengenali politik yang sehat dengan menghalau kebohongan dan pembohongan yang menyesatkan.

"Saat ini, kalangan politisi Indonesia, kaum birokrat, kaum muda, dan hamper semua segmen tengah mengalami anomali politik. Bahkan, sekelas pihak Kementerian Komunikasi dan Informasi pun kewalahan mengatasi dan memberantas hoax," tutur Direktur Eksekutif Indo Survey & Strategy, Hendrasmo dalam Diskusi Publik Jaringan Aktivis Indonesia (Jarak Indonesia) di Jakarta, baru-baru ini.


Bahkan, Amerika Serikat yang selama ini dikenal sebagai salah satu negara kampiun demokrasi, menurut Hendrasmo, kini tengah dirundung politik destruktif. Hal itu tergambar dari upaya Presiden AS Donald Trump yang begitu risau dengan kondisi demokrasi di negerinya. Sehingga, Trump memanggil para petinggi militernya untuk sumpah setia.

"Karena ia takut,  apa yang terjadi di negerinya dianggap bagian dari permainan Rusia. Trump memecat jaksa yang terkenal sangat konsen dan lurus dalam hal penumpasan korupsi. Trump juga mengangkat anaknya menjadi bagian dari petinggi di negerinya," ujar Hendrasmo.

Paling tidak, lanjut Hendrasmo, dalam kontestasi politik, ada 18 persen rezim jatuh karena kudeta. Mulai dari cerita Fraancis Fukuyama.

"Semua itu bisa dimulai karena terjadinya disinformasi atau informasi yang tidak akurat," ujarnya.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya