Berita

Foto repro @KBRI Dares Salaam

Politik

Pemilu Bukti Pengakuan WNI Di Luar Negeri

MINGGU, 10 FEBRUARI 2019 | 06:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemilu merupakan bukti pengakuan atas keberadaan seorang WNI meskipun sedang berada di luar negeri. Salah satunya dengan diberikan hak pilih.

Demikian salah satu poin paparan Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi, dalam acara Sosialisasi Pemilu untuk WNI di Dar es Salaam dan, di Wisma RI Dar es Salaam, Tanzania, Sabtu (9/2).

Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara KPU, Kementerian Luar Negeri, dan Kedutaan Besar RI Dar es Salaam, sekaliggus menjadi pembuka untuk Bimbingan Teknis (Bimtek) Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) kawasan Afrika yang diselenggarakan pada tanggal 9-12 Februari 2019.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh tim dari KPU dan Kelompok Kerja PPLN Kemlu RI, perwakilan PPLN dari 11 Perwakilan RI di Afrika (Antananarivo, Abuja, Addis Ababa, Pretoria, Cape Town, Dakar, Windhoek, Harare, Maputo, Nairobi, dan Dar es Salaam) yang secara total mencakup 42 negara akreditasi, serta para WNI di wilayah akreditasi KBRI Dar es Salaam.

Pada kesempatan tersebut Pramono menyampaikan paparan umum terkait persiapan penyelenggaraan Pemilu 2019 baik Pileg dan Pilpres, serta menyampaikan hal-hal mendasar yang perlu diperhatikan masyarakat di wilayah akreditasi KBRI Dar es Salaam untuk menjaga hak pilihnya.

Setelah penyelenggaraan sosialisasi untuk WNI, tim KPU dan Kemlu memberikan pembekalan terhadap perwakilan PPLN yang hadir dalam penyelenggaraan Bimtek yang dilakukan selanjutnya. Bimtek ini merupakan bimtek yang ketiga di di kawasan Afrika setelah sebelumnya dilakukan di Pretoria dan Cape Town, Afrika Selatan pada tahun 2018.

Adapun fokus materi Bimtek kali ini adalah persiapan penyelenggaraan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara.

Duta Besar RI Dar es Salaam, Prof. Dr. Ratlan Pardede yang membuka acara dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dipilihnya KBRI Dar es Salaam sebagai tuan rumah kegiatan. Dia berharap penyelenggaraan kegiatan dapat berkontribusi untuk terlaksananya Pemilu yang berkualitas dan menghasilkan pemimpin bangsa terbaik.

"Ini adalah tugas bersama, bukan hanya tugas KPU, untuk mensukseskan Pemilu 2019 untuk menjadi luber dan jurdil," kata Duta Ratlan Pardede dalam keterangan yang dikirim Staf KBRI Dar es Salaam kepada Kantor Berita Politik RMOL.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya