Berita

Adhie Massardie/RMOL

Politik

Hindari Frasa Tak Beretika, Pejabat Publik Harus Punya Wawasan Internasional

MINGGU, 10 FEBRUARI 2019 | 00:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemilihan frasa "Propaganda Rusia" yang dilontarkan Presiden Joko Widodo saat mendulang simpati di Jawa Timur beberapa waktu lalu menunjukkan minimnya wawasan seorang kepala negara dalam memahami etika dalam pergaulan internasional.

Pasalnya, pernyataan capres petahana itu dinilai bisa berdampak pada hubungan bilateral kedua negara.

"Kita ini harus memiliki wawasan internasional yang cukup untuk memahami etika dan wawasan internasional," kata Ketua Perkumpulan Swing Voters (PSV) Adhie M Massardi dalam diskusi publik bertajuk Hoaks Propaganda Rusia "Indonesia Hari Ini, di Mata Dunia" di Tebet Barat Dalam, Jakarta, Sabtu (9/2).


Jubir Presiden era Gusdur itu juga menyesalkan pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut nama negara dengan konotasi yang buruk.

Meskipun, menurut Adhie, pernyataan yang menggunakan terminologi buruk kepada negara lain bisa saja disampaikan seorang kepala negara dengan catatan, harus menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi dan dialami oleh suatu negara.

"Dulu Bung Karno bilang Amerika kita setrika, Inggris kita linggis tapi dalam keadaan dan masa konfrontasi. Sekarang kan biasa-biasa saja," kata Adhie.

Karenannya, aktivis senior itu menekankan kepada para pejabat publik untuk memahami etika dalam bernegara termasuk pergaulan internasional.

"Kita menyesalkan pemahaman terhadap etika internasional tidak dipakai oleh pejabat kita. Itu sebabnya tidak dihormati sama sekali karena tidak punya wawasan internasional yang cukup," pungkasnya. [hta]  

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya