Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Tantang Prabowo Lapor KPK, Jubir BPN: Itu Kamuflase Saja Agar Seolah-olah Kelihatan Bersih

SABTU, 09 FEBRUARI 2019 | 13:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Presiden Joko Widodo yang menantang rivalnya Prabowo Subianto untuk mengungkap data dan melaporkan ke KPK terkait kebocoran APBN hanya upaya petahana melindungi diri.

Demikian disampaikan Jurubicara Badan Pemengangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/2).

"Itu kamuflase dan retorika Jokowi saja untuk melindungi diri agar seolah-olah kelihatan bersih," ujar Ferdinand.


Menurut dia, fakta yang diungkapkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto diamini oleh pemerintah sendiri bahwa terjadinya kebocoran anggaran.

"Pak Wakil Presiden JK (Jusuf Kalla) juga mengakui itu terjadi kebocoran anggaran," ungkap Ferdinand.

Ditambahkan caleg Demokrat ini, data 25 persen kebocoran anggaran yang diungkap Prabowo itu bisa dipertanggungjawabkan. Hanya saja, semua bank data termasuk data korupsi hanya dimiliki oleh pemerintah.

"Kan datanya ada di pemerintah, gimana ya. Artinya betul terjadi yang diungkapkan pak Prabowo," kata Ferdinand.

Kadiv Hukum dan Advokasi DPP Demokrat ini juga mengungkapkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis data dugaan korupsi pada 2017 sebesar 40 persen.

"Bulan Maret 2017 KPK merilis data ke Watimpres bahwa 40 persen anggaran bocor yang merugikan negara. Itu rilis resmi KPK loh," tutup Ferdinand. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya