Berita

Djarot-Ahok-Mega/Net

Politik

Ahok Gabung, PDIP Pertaruhkan Citra Partai Pendukung Penista Agama

Ada Dua Kerugian Besar
SABTU, 09 FEBRUARI 2019 | 08:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bergabung dengan PDI Perjuangan jelang Pemilu 2019.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, bergabung mantan narapidana penistan agama itu ke PDIP sebetulnya lebih banyak mudarat, tidak terlalu menguntungkan bagi pertumbuhan elektabilitas PDIP.

"Saya melihat justru PDIP sedang mempertaruhkan citra stempel partai pendukung penista agama," ujar Pangi yang juga Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini, Sabtu (9/2).


Menurutnya, ada dua kerugian besar bergabung Ahok ke PDIP. Pertama, PDIP agak kesulitan bahkan bisa gagal mengambil dan memperluas fokus basis segmen pemilih kanan atau pemilih populisme Islam.

Kedua, ceruk segmen pemilih Ahok dengan pemilih kantong basis nasionalis PDIP itu sama irisannya. Bergabungnya Ahok hanya ingin mempertegas PDIP sebagai partai nasionalis.

"Jadi, bergabungnya Ahok hanya akan memperkuat basis pemilih nasionalis, mempertegas PDIP sebagai partai nasionalis," ujar Pangi.

PDIP punya potensi gagal mengambil ceruk segmen pemilih kanan mayoritas Islam, apalagi tingkat resistensi terhadap Ahok dari pemilih muslim dan alumni 212 dan seterusnya masih sangat tinggi.

"Luka itu masih cukup mengangah, membutuhkan waktu juga bagi umat Islam," tutup Pangi. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya