Berita

Foto/RMOL

Politik

Sri Bintang: Kita Harus Menduduki MPR, Paksa Kembali Ke UUD 45 Yang Asli

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 23:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kembali ke UUD 1945 yang asli merupakan sebuah keharusan. Amandemen telah mengamputasi kewenangan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai mandataris rakyat.

Demikian disampaikan aktivis senior Sri Bintang Pamungkas dalam acara diskusi publik bertajuk "Demokrasi Kita: Kembali ke UUD 45, Dalam Aksentuasi Sejarah, Konsep dan Tujuan Kebangsaan" di Jakarta, Jumat (8/2).

Hadir dalam acara tersebut, Abdurrahman Syebiburrahman dari Institute For Democracy Education Ide (IFDEI), Edwin Soekowati dari Aliansi Nasionalis Indonesia (ANI), Syafti Hidayat (Pro Demokrasi), Djoko Edhi Abdurrahman (advokat dan pengamat sosial) dan sejumlah aktivis senior lainnya.


"Sekarang fungsi MPR kan dihapuskan. Tidak ada lagi kata-kata kedaulatan di tangan rakyat dan dijalankan sepenuhnya oleh MPR," kata dia.

Salah satu yang disorot Sri Bintang terkait pasal syarat calon presiden. Perubahan aturan ini merusak tatanan kehidupan berbangsa.

"Pasal 6 UUD 1945 telah diubah, presiden harus orang Indonesia asli dihapus," kata dia.

Dia mengatakan seruan kembali ke UUD 1945 yang asli harus terus digulirkan. Kalau perlu menduduki gedung MPR sehingga kembali ke UUD 1945 yang asli bisa dilakukan sebelum Pilpres 2019.

"Saya minta saudara-saudara serius menghadapi ini. Kita harus menduduki MPR untuk memaksa mereka kembali ke UUD 1945," tukasnya.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya