Berita

Arief Budiman/RMOL

Politik

Ketua KPU: Tidak Ada Bocoran Soal Untuk Debat Kedua

Para Panelis Disuruh Teken Pakta Integritas
JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 19:42 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemilihan Umum (KPU) berubah pendirian. Tidak seperti debat kandidat Pilpres 2019 putaran pertama, KPU memutuskan tidak ada lagi bocoran soal untuk dua calon presiden yang berdebat di putaran dua pada 17 Februari.

Bahkan KPU menuntut komitmen para panelis untuk tidak membocorkan materi pertanyaan debat kedua kepada calon presiden nomor 01 maupun 02.

"Saya meminta komitmen dari para panelis untuk menandatangani pakta integritas. Insya Allah besok (Sabtu, 9/2), akan ditandatangani, pukul 13.00 di sini," jelas Ketua KPU, Arief Budiman, di sela Focus Group Discussion (FGD) membahas isu strategi untuk debat kedua Pilpres 2019, di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Jumat (8/2).


Meski begitu, para panelis masih diizinkan untuk berdiskusi dengan pihak luar asalkan tidak membocorkan pertanyaan-pertanyaan yang sudah dirumuskan.

"Kalau diskusi, silakan saja. Tetapi pertanyaan yang sudah dirumuskan, ditetapkan, itu tidak boleh disampaikan ke siapapun, bahkan keluarga tidak boleh tahu," tekan Arief.

Dalam rapat perumusan pertanyaan hari ini, lanjut Arief, para panelis sudah membentuk struktur sesuai dengan tugas masing-masing.

"Siapa yang menjadi kordinator, siapa yang menjadi menjadi sekretarisnya karena sepenuhnya mulai mencatat pembahasan, membuat pertanyaan, mereka akan mencatat sendiri," imbuh Arief.

Untuk debat kedua, KPU menggaet sejumlah panelis yaitu Rektor IPB, Arif Satria; Direktur Eksekutif Walhi, Nurhidayati; Rektor Institut Sepuluh Nopember, Joni Hermana; Ahli Pertambangan ITB, Irwandi Arif; Pakar Energi UGM, Ahmad Agus Setiawan; Pakar Lingkungan Undip, Sudharto P Hadi; Sekjen Konsorsium Pembaharuan Agraria, Dewi Kartika; dan Pakar Hukum Lingkungan Unair, Suparto Wijoyo.

Sedangkan yang ditunjuk sebagai moderator adalah Tommy Tjokro Dan Anisha Dasuki.

FGD hari ini dimulai KPU pada pukul 14.30 WIB secara tertutup. Sebelum agenda dimulai, Arief Budiman menyampaikan bahwa pihaknya mendatangkan orang-orang yang ahli di bidang energi, pangan dan lingkungan hidup untuk memberikan masukan kepada panelis. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya