Berita

Arief Budiman/RMOL

Politik

Di Segmen Keempat, Capres Akan Berdebat Tanpa Dibatasi Waktu

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 16:57 WIB | LAPORAN:

Debat kedua Pilpres 2019 akan digelar berbeda dengan debat pertama. Sebab, ada segmen khusus yang diselipkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam debat yang mempertemukan calon presiden 01, Joko Widodo dan penantangnya, Prabowo Subianto itu.

Segmen khusus itu ada ditaruh di segmen keempat debat yang digelar 17 Februari 2019 itu. KPU memberi nama segmen tersebut sebagai debat eksploratif.

"Masing masing akan memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi jawaban dan tanggapan mereka secara lebih bebas," kata Ketua KPU Arief Budiman dalam Forum Group Discussuon (FGD) persiapan debat di Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Jumat (8/2).


Tidak ada batasan waktu dalam segmen ini. Peran moderator sebatas mengatur laju debat dan menunjuk giliran siapa yang berbicara.

"Jadi tidak terikat dengan 1 menit menjawab, 2 menit menanggapi. Mereka bisa menjawab dengan bebas. Moderator punya peran penting untuk ikut mengatur laju," tandas Arief.

KPU kini tengah mematangkan enam segmen debat yang akan digelar. Pematangan dikhususkan kepada moderator karena format debat terbilang baru.

"Moderator bertemu panelis mungkin besok ya. Supaya moderator tahu apa sih yang dimaksud dengan pertanyaan ini, maunya seperti apa, nanti kan di debat keempat itu peran moderator yang elaborasi pertanyaan yang disusun oleh panelis," tandasnya.

FGD persiapan debat kedua turut dihadiri Rektor IPB Arif Satria; Direktur Eksekutif Walhi Nurhidayati; perwakilan Institute Sepuluh Nopember Joni Hermana; ahli pertambangan ITB Irwandi Arif; pakar energi UGM Ahmad Agus Setiawan; pakar lingkungan Undip Sudharto P Hadi; konsorsium pengembangan agraria Dewi Kartika; pakar hukum lingkungan Unair Suparto Wijoyo; dan moderator Tommy Tjokro Dan Anisha Dashuki. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya