Berita

Iwan Sumule/Net

Politik

Caleg Gerindra: Mengada-ada, Hari Libur Kepala Daerah Bebas Kampanye Politik Tanpa Cuti

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 16:16 WIB | LAPORAN:

Kepala daerah kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tanpa mengambil cuti dengan alasan hari libur seringkali berulang.

Teranyar pada akhir pekan lalu, Bupati Bandung Barat, Aa Umbara terang-terangan menggelar deklarasi dukungan Joko Widodo-Maruf Amin.

"Sama ketika Ridwan Kamil, dia hadir acara kampanye yang dilakukan PKB tapi di hari Minggu," ujar politisi Gerindra, Iwan Sumule berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/2).


Padahal menurut dia, dari segi etika atau moralitas hal ini patut dipertanyakan.

"Kalau memang hal-hal begini mau dibiarkan, biarkan saja. Kalau harus ditindak, ditindak saja," kritiknya.

Pasalnya, materi-materi yang disampaikan para kepala daerah itu program pemerintah.

"Bicara dana desa, emangnya uang Jokowi. Saya bingung juga jalan tol pakai uang Jokowi, dana desa uang Jokowi, tapi kalau utang rakyat, negara bukan uang Jokowi," sindirnya.

Aturan memperbolehkan kepala daerah kampanye politik di hari libur tanpa perlu izin dinilainya masih kabur alias sumir.

"Ini kan semua orang jadi mengada-ada," cetus Iwan yang juga caleg DPR Gerindra nomor urut 6 di daerah pemilihan Jakarta Timur.

Meskipun ada ketentuan tidak boleh menggunakan fasilitas dalam jabatannya, Iwan mengingatkan ada pengecualian yakni fasilitas pengamanan yang bagi pejabat negara sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Presiden tidak mau cuti kampanye, sementara apa yang dilakukan ke mana-mana menggunakan uang negara. Sebetulnya pejabat negara, pejabat publik harus izin kampanye atau cuti sekalian itu karena menghindari abuse of power, itu yang ditakutkan," tegasnya.  

"Cuma kemudian diakal-akali, saya nggak perlu izin cutilah," imbuhnya. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya