Berita

Syahar Diantono/Net

Hukum

Lima Saksi Jadi Petunjuk Polisi Cari Pengeroyok Pegawai KPK

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 15:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa saksi-saksi atas kasus dugaan pengeroyokan pengawai Komisi Pemberantasan Korupsi, yang terjadi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/2) lalu.

Saksi-saksi yang diperiksa yakni tiga security hotel, satu resepsionis dan satu operator CCTV. Saksi yang telah dimintai keterangan itu untuk mencari siapa yang bertanggung jawab atas kasus pengeroyokan pegawai KPK ini.

“Kita tunggu prosesnya, (untuk menetapkan tersangka). Kita kumpulkan alat bukti dulu,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (8/2).


Polisi juga sudah meningkatkan status kasus pengeroyokan terhadap pegawai KPK yang terjadi di Hotel Borobudur. Peningkatan status itu setelah pihak Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk menganalisa CCTV.

“Sudah ditingkatkan menjadi penyidikan. Beberapa saksi juga sudah dilakukan pemeriksaan dan sudah menganalisa CCTV dan visumnya,” kata dia.

Sementara, Penyidik dari Direktorat Kriminal Umum Polda Metro menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai KPK yang menjadi korban dugaan penganiayaan di Hotel Borobudur. Polisi juga memeriksa saksi lain.

Saksi yang diperiksa yakni Biro Hukum KPK, serta Direktur Monitoring KPK. Pemeriksaan tersebut diagendakan siang ini pada pukul 13.00 WIB  di Polda Metro Jaya. Meski begitu, Argo menyebut penyidik belum bisa memastikan kehadiran ketiga saksi tersebut. [wis]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya