Berita

Mendes Eko Putro Sandjojo/RMOL

Politik

Mendes: Jika Terus Damai, Ekonomi Indonesia Bisa 14 Besar Dunia

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 14:58 WIB | LAPORAN:

Indonesia terus mengalami perkembangan dan angka kemiskinan mampu terus ditekan selama Presiden Joko Widodo memimpin. Buktinya, saat ini Indonesia telah menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor 15 dunia.

Begitu kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo dalam acara peluncuran “Panduan Pelaksanaan 9 Indikator Desa/Kelurahan Damai” di Hotel Sultan, Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (8/2). 

“Pencapaian Indonesia 1 triliun dolar AS. Bahkan tahun 2014 lalu pun Indonesia sudah menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor 18 dengan pertumbuhan ekonomi yang terbaik, di atas 5 persen," ungkap Eko.


Jika perdamaian di Indonesia bisa terus dipertahankan, sambungnya, maka diprediksi pada tahun 2050 nanti Indonesia bisa menempati posisi 14 negara dengan ekonomi terkuat dunia.  

“Bisa meningkat 1 triliun dolar AS menjadi tujuh sampai delapan triliun dolar AS. Dengan catatan kita harus bisa jaga perdamaian," tegasnya.

Eko memuji komitmen Presiden Jokowi dalam memperhatikan kehidupan di pedesaan. Sebab, dengan program nawacita yang dijalankan, Jokowi mampu menekan kemiskinan melalui pembangunan di desa-desa.

"Indonesia ini bisa sustainable, melalui nawacita. Beliau berkomitmen untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan mempekuat daerah daerah dan desa dalam rangka menjalankan kesatuan," lanjutnya

Selain itu, kata Eko, Presiden Jokowi meminta agar desa lebih diawasi dan diperbaiki. Presiden Jokowi juga telah menaikkan dana desa dua kali lipat lebih dari 20,67 triliun, menjadi 46,98 triliun.

"Dan ternyata benar, dengan pendampingan yang lebih baik ternyata desa lebih mampu penyerapan anggaran naik dari 82 persen menjadi 97 persen, tahun berikutnya dinaikkan Rp 60 triliun, penyerapannya naik 98 persen dan tahun lalu menjadi 99 persen," jelasnya.

"Dalam 4 tahun ini desa mampu membangun lebih dari 191 ribu kilomenter jalan desa, 1.000 kilometer jembatan, posyandu, pasar irigasi dan lain sebagainya," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya