Berita

Menteri Enggartiasto Lukita/RMOLJabar

Politik

Ditanya Impor, Menteri Enggar Malah Tanya Balik Identitas Wartawan

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 20:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pertanyaan mengenai impor pangan mulai membuat geram Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Enggar bahkan meluapkan hal tersebut dengan bertanya identitas wartawan bertanya.

Kekesalan Enggal itu dicurahkan saat dia selesai menghadiri acara Musyawarah Provinsi (Muprov) VII Kadin Jabar bertajuk 'Meningkatkan Sinergitas Dunia Usaha Dalam Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Menuju Jabar Juara' di Hotel Aston, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (7/2).

Usai acara, pria berkacamata itu sudah ditunggu oleh para awak media. Namun dia menyempatkan diri untuk melihat-lihat produk bazar yang dipamerkan perusahaan anggota Kadin di hotel tersebut. Sesekali, Enggar menjajaki produk minuman yang dipamerkan.


Saat hendak keluar, Enggar langsung dicegat oleh pewarta. Dia tanya seputar acara yang dihadirinya itu. Enggar menjawab dengan lancar.

Tapi saat wartawan bertanya tentang impor jeruk, yang akan dilakukan Kemendag. Enggar mulai meradang.

"Tadi katanya mau membuka kran impor jeruk, Pak? Gimana, Pak?" tanya seorang wartawan.

Dengan nada meninggi, Enggar mengklarifikasi bahwa perencanaan impor jeruk itu tidak benar.

"Siapa bilang mau membuka? Salah dengar. Nggak ada. Kita tidak bisa melarang. Dan itu toh jelas sudah ada. Tetapi kita juga ini namanya, kalau namanya trading itu, perdagangan itu, ada impor, ada ekspor, jadi tidak benar," jawab Enggar.

Setelah selesai menjawab, Enggar langsung menanyakan identitas wartawan tersebut.

"Kamu dari mana ini?" tanya Enggar sembari menatap wajah wartawan.

Tak puas mendapatkan jawaban dari Menteri Perdagangan, wartawan mencoba untuk mengulang pertanyaan itu.

"Tadi?" tanya wartawan penasaran.

Enggar enggan melanjutkan jawaban. Enggar ingin memastikan identitas wartawan terlebih dahulu sebelum menjawab lebih lanjut.

"Enggak, (kamu) dari mana ?" tanya Enggar mengulangi.

"Dari Antara, Pak," jawab wartawan tersebut.

Mendengar jawaban itu, Enggar melanjutkan klarifikasi. Enggar memastikan tidak ada pemerintah pusat rencana membuka kran impor jeruk.

"(Oh) dari Antara. Jadi clear betul, tidak ada akan," pungkas Enggar seperti diberitakan RMOLJabar.

Tak cukup di situ, pertanyaan yang sama diutarakan Menteri Perdagangan saat dimintai keterangan soal rencana membangun industri di Rusia.

"Pak, ini Torabika katanya mau bangun di Rusia, Pak?" tanya wartawan lainnya.

Terhadap pertanyaan ini, Enggar mencoba menenangkan wartawan. Soal ekspor dan impor. Menurutnya, hal yang wajar dalam dunia bisnis dan perdagangan.

"Tidak bangun di Rusia. (Tapi) ekspor ke Rusia," kata Enggar.

Lalu, wartawan merasa masih belum cukup puas mendapatkan jawaban itu. Wartawan kembali mendesak Enggar untuk menjabarkan rencana ekspor Torabika itu.

"Penjelasannya seperti pak?" tanyanya ulang.

"Dari mana (kamu) ini?" tanya Enggar.

"Saya dari Kompas TV, Pak," jawab wartawan.

“Kompas TV. Sudah diliput kemaren yang kita lakukan adalah meningkatkan ekspor ke Rusia," kata Enggar.

"Tahun lalu seribu kontainer, tahun ini targetnya dua ribu kontainer. Kemudian rusia mengharapkan ada industri pabrik di sana. Tetapi Mayora akan lihat sesuai ekonomi skill-nya. Berapa besar market yang bisa masuk di sana. Baru kita akan lakukan itu," lanjut Enggar.

Masih penasaran, wartawan tersebut menanyakan sampai sejauhmana realisasi dari rencana eksport ke Rusia. Namun, dijawab Enggar bahwa tahun 2019 baru berjalan sehingga rencana itu belum bisa diketahui capaiannya.

"2019 baru aja mulai, beberapa bulan," kilah Enggar. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya