Berita

Politik

BPN: Jokowi Pakai Dong Konsultan Dari Solo

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 19:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak terima dengan tuduhan calon presiden petahana Joko Widodo, politisi Partai Gerindra Sufmi Desco Ahmad meminta kepada capres 01 itu pakai konsultan dari Solo, Jawa Tengah.

Itu disampaikan Desco menanggapi tudingan Jokowi kepada Prabowo yang menggunkan konsultan dari Rusia.

"Prabowo menggunakan konsultan dari Bojong Koneng, Bogor dan Jokowi (seharusnya) pakai kek konsultan dari Solo," ujar dia di Komplek DPR, Senayana, Jakarta, Kamis (7/2).


Menurutnya, lebih baik mempekerjakan anak bangsa ketimbang menggunakan konsultan luar. Karena dia meyakini, anak bangsa banyak yang mumpuni dalam menangani politik di Indonesia.

"Saya sudah bilang pakai konsultan Indonesia semua, dan kami sampaikan kepada pihak Pak Jokowi bahwa itu tidak benar Prabowo gunakan konsultan asing," katanya.

Menurut dia, gaya kampanye yang sekarang dilakukan Prabowo-Sandi, selain sangat nasionalis lebih bernuansa religius.

Gaya itu, kata dia bukan masukan dari konsultan yang berasal dari negara yang banyak paham komunis seperti Rusia, tetapi dari para tokoh Indonesia yang memiliki nasionalis tinggi dan punya semangat religius.

"Istilah kami lebih banyak dipengaruhi oleh ulama-ulama Desa Bojong Koneng jauh dari Rusia," katanya. [wis]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya