Berita

Ahmad Dhani/Net

Hukum

Rutan Medaeng Overload, BPN: Segala Sesuatu Bisa Terjadi Kepada Ahmad Dhani

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 16:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemindahan penahanan musisi sekaligus Caleg Partai Gerindra Ahmad Dhani dari Rumah Tahanan (Rutan) LP Cipinang ke Rutan Medaeng Surabaya dinilai tidak manusiawi. Sebab, kondisi ruang tahanan di Rutan Medaeng sudah melebihi kapasitas.

Demikian disampaikan Jubir Direktorat Advokasi BPN Prabowo Sandi Ahmad Sufmi Dasco kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/2).

"Rutan Medaeng itu kan over capacity, sampai 500 persen," ujar Dasco.


Menurut Dasco, dengan kapasitas yang overload, ditakutkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan akan menimpa kadernya (Ahmad Dhani) itu.

"Dengan kapasitas yang begitu over, segala sesuatu bisa terjadi," kata Dasco.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini meminta Pengadilan Tinggi DKI Jakarta untuk menempatkan Ahmad Dhani di tempat yang layak.

"Kami meminta kepada pihak Pengadilan Tinggi DKI, untuk bisa menitipkan Ahmad Dhani, sesuai permintaan dari Kejaksaan Negeri Surabaya, kalau bisa ditempatkan di rutan yang lebih layak," pungkasnya.

Saat ini Ahmad Dhani merupakan tahanan Pengadilan Tinggi DKI dan tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Surabaya.

PN Surabaya meminta kejaksaan mendatangkan Ahmad Dhani, sehingga melalui penetapan PT DKI itu kemudian Ahmad Dhani dititipkan di Rutan Medaeng Surabaya. [hta]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya