Berita

Taufik Hidayat/PRIDE

Politik

Relawan: Konyol Sekali, Isu Propaganda Rusia Dilempar Jokowi Dari Meme Yang Viral

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 14:57 WIB | LAPORAN:

Kubu pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkeyakinan calon presiden nomor urut 01, Jokowi tidak punya bukti pernyataannya soal konsultan asing dan propaganda Rusia.

"Saya menantang Pak Jokowi beserta timnya untuk membuktikan pernyataan tentang propaganda Rusia. Ini Pilpres harus bermutu, bukan dengan cara menyerang yang tidak mendasar," ujar Sekjen Relawan Prabowo Sandi Digital Team (PRIDE), Taufik Hidayat di Jakarta, Kamis (7/2).

Taufik menyayangkan Jokowi begitu mudah mempercayai kabar hoax hanya berdasarkan meme yang viral tentang beberapa nama asing yang membantu pemenangan pasangan calon 01.


Dalam poster tersebut terdapat nama Anthony Leong yang juga koordinator PRIDE. Sementara Anthony Leong merupakan lulusan Lemhanas.

"Seorang calon presiden yang juga Presiden Republik Indonesia percaya berita hoax dan menyampaikan kepada publik tanpa dasar dan fakta. Konyol sekali dan memalukan negara dengan membawa negara asing Rusia," kritiknya.

"Kami melihat Pak Jokowi hanya menyebut poster yang viral itu," terangnya.

Istilah propaganda Rusia diucapkan Jokowi saat bertemu relawan di Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2).

Jokowi tidak merinci siapa pihak yang dimaksud. Dia hanya mengatakan bahwa konsultan asing itu menggunakan propaganda ala Rusia di Pilpres 2019.

Propaganda Rusia itu sendiri, menurut Jokowi, yakni menyebarkan kebohongan sehingga membuat masyarakat menjadi ragu.

"Enggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, enggak mikir mengganggu ketenangan rakyat atau tidak, ini membuat rakyat khawatir atau tidak, membuat rakyat takut, enggak peduli," kata Jokowi saat itu.

Pidato 'propaganda Rusia' itu pun menuai protes, salah satunya dari Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia. Mereka menegaskan Rusia tidak dalam posisi mencampuri politik dalam negeri Indonesia.

"Istilah ini sama sekali tidak berdasarkan pada realitas," cuit Kedubes Rusia untuk Indonesia melalui akun Twitter resmi mereka, Senin (4/2) lalu.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya