Berita

Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi/RMOL

Politik

Perundingan Alot, Penandatanganan MLA Dengan Swiss Tidak Berkaitan Dengan Pilpres

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 10:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Baru-baru ini, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Kehakiman Swiss Karin Keller-Sutter di Bernerhorf Bern, Swiss menandatangani perjanjian bantuan hukum timbal balik (Mutual Legal Assitance-MLA).

Penandatangan itu dinilai banyak pihak terlambat dan hanya bersifat pragmatis jelang Pilpres 2019.

Namun hal itu dibantah oleh Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi. Menurutnya perjanjian MLA dengan Swiss sudah dilakukan sejak tahun 2015 namun.


"Dengan Swiss perundingan dilakukan sejak tahun 2015 dan berjalan sangat alot. Karena bagaimana membahas permasalahan teknis dan menghadirkan saksi itu tidak mudah," ujar Taufiq kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/2).

Anggota DPR Fraksi Nasdem itu menegaskan karena proses tersebut sehingga tak ada kaitannya sama sekali dengan kondisi menjelang Pilpres 2019.

"Jadi tidak ada kaitannya sama sekali dengan kondisi politik dan Pilpres 2019, tidak ada," tegasnya.

Sambung dia, selain dengan Swiss, Indonesia juga sudah menandatangani hal serupa dengan beberapa negara sahabat.

"Dengan Australia, India dan negara ASEAN kita juga tandatangani itu. Namun dengan Swiss ini memang alot," tutup Taufiq. [rus]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya