Berita

Muhammad Iqbal/RMOL

Nusantara

Menjelang Pilpres 2019, Polri: Media Massa Masih 'Cukup' Santun

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 09:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Media massa di Indonesia dinilai sudah cukup santun dalam menyajikan berbagai informasi kepada masyarakat.

"Saya kira cukup santun," ujar Kadiv Humas Polri, Brigjen (Pol) Muhammad Iqbal dalam acara malam budaya bertema "Santun Bermedia Untuk Pemilu Damai" di Surabaya Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/2).

Iqbal menjelaskan, penilaian 'cukup' karena masih ada beberapa media yang kerapkali menyajikan berita dengan merujuk pada media sosial.


Menurutnya, media sosial tidaklah compatible untuk menjadi rujukan. Kecuali, dari media sosial itu wartawan media massa melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum disampaikan pada publik.

"Media mainstream terutama, saat ini lebih banyak merujuk pada media sosial di mana setiap orang bisa menjadi reporter dan menjadi pemred untuk dirinya sendiri. Artinya tidak semuanya terkonfirmasi benar," jelasnya.

Iqbal memaparkan catatan perkembangan hoax atau kabar bohong yang bermula dari isu media sosial. Pada tahun 2015 hanya ada 10 hoax dan terus meningkat hingga pada tahun 2018 lalu tercatat hampir 100 kasus hoax.

Terlebih menjelang tahun politik dan pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 kian memanas.

"Inilah mengapa media harus bisa menjadi cooling down masyarakat dari berbagai isu yang memanas," tukasnya.

Gelaran malam budaya tersebut menjadi salah satu rangkaian acara Hari Pers Nasional Jawa Timur 2019 di Kota Surabaya.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya