Berita

Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama jajaran saat rilis pengungkapan kasus narkoba/Net

Politik

Siapa Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Yang Baru?

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 09:22 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bisa dianggap kesulitan dalam mencari figur baru yang akan menempati posisi sebagai Direktur Narkoba Polda Metro Jaya.

Ini terlihat dari belum adanya nama pejabat baru yang akan ditugaskan sebagai Direktur Narkoba di lingkup Polda Metro pada Telegram Rahasia (TR) dikeluarkan pada pekan lalu.

Padahal, Direktur Narkoba Polda Metro saat ini, Kombes Polisi Suwondo Nainggolan akan segera sekolah mulai awal Maret 2019.


Sama halnya dengan Kombes Polisi Roma Hutajulu, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Jakarta Pusat.

Roma pun akan bersekolah mulai awal Maret 2019.

Akan tetapi, posisi Kapolres Jakarta Pusat sudah lebih dulu diganti pada awal Januari lalu.

Menunggu hingga mulai sekolah, Roma dimutasi ke Direktorat Pidana Umum Bareskrim Polri.

Penggantinya sebagai Kapolres Jakarta Pusat adalah Kombes Polisi Harry Kurniawan.

Tampaknya Kapolri masih berpikir keras untuk menentukan siapa yang harus ditunjuk sebagai Direktur Narkoba Polda Metro yang baru.

Sehingga sampai 2 kali Telegram Rahasia yang dikeluarkan Mabes Polri sejak Januari, belum ada penunjukan pejabat baru sebagai pengganti Suwondo.

Tak elok, kalau pejabat yang sudah harus mempersiapkan diri untuk mulai bersekolah, masih dipertahankan sampai detik-detik dimulainya pendidikan. Perlu segera ditunjuk pejabat baru![dem]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya