Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tidak Tepat Jokowi Singgung Istilah Propaganda Rusia Di Pilpres

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 05:52 WIB | LAPORAN:

Penggunaan istilah propaganda Rusia oleh calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya tidak terjadi, terlebih untuk konteks Pilpres 2019.

"Saya kira penggunaan istilah itu untuk konteks pilpres sepatutnya dihindari," kata Ketua Program Studi Hubungan Internasional UIN Jakarta Ahmad Alfajri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/2).
 
Menurutnya, penggunaan istilah tersebut tidak lepas dari adanya hubungan dengan Pilpres Amerika Serikat, di mana terdapat tuduhan bahwa Rusia terlibat dalam pemenangan Presiden Donald Trump.


"Meskipun Jokowi menyebutkan bahwa propaganda Rusia adalah istilah akademik yang dikutip dari Rand Corporation, saya beranggapan bahwa istilah itu tidak tepat digunakan dalam konteks pilpres Indonesia," jelas Alfajri.

Dia mengatakan, propaganda ala Rusia adalah istilah akademik namun tidak bisa dilepaskan dari konteks politik di AS.

"Penggunaan istilah itu di Indonesia bisa diasumsikan bahwa kita secara tidak langsung melihat bahwa memang ada keterlibatan Rusia di pilpres," kata Alfajri. [wah] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya