Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Parpol Punya Kebijakan Masing-masing Soal Isu Perempuan

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 04:30 WIB | LAPORAN:

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyayangkan adanya pelaporan terhadap Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie.

Terlebih laporan yang dibuat oleh Persatuan Alumni (PA) 212 lantaran PSI menyatakan penolakan terhadap praktik poligami.

"PSI sebagai partai politik sah-sah saja kemudian memiliki aturan visi misi yang menolak poligami. Dan partai ini konsisten menyuarakan tidak melakukan poligami," kata Komisioner Komnas Perempuan Riri Khariroh kepada wartawan, Kamis (7/2).


Dia mengatakan, visi misi suatu partai politik tidak ada bedanya dengan organisasi. Terlebih visi misi hanya ditekankan kepada anggota partai, bukan seluruh warga Indonesia.

"Organisasi ataupun parpol memiliki visi misi sendiri. Masalahnya isu soal poligami menjadi kontroversi di masyarakat. Yang dilarang kan anggotanya bukan seluruh masyarakat, itu sah-sah saja," jelas Riri.

Seharusnya, perbedaan pendapat bukan diselesaikan melalui jalur hukum. Sebagai negara demokrasi, pemilihan umum merupakan solusi untuk masyarakat dalam menentukan sikap.

"Inilah kebebasan berpendapat. Apakah berpendapaat itu terus dikriminalisasi, itu yang bermasalah," demikian Riri.

Pada Senin lalu (4/2), Ketum PSI Grace Natalie dilaporkan ke Bareskrim Polri karena diduga memberikan pernyataan yang menentang syariat Islam dengan melarang kadernya melakukan poligami. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya