Berita

Foto/Net

Hukum

Densus 88 Kawal Pengungkapan Kasus Pembakaran Kendaraan Di Semarang

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 00:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim khusus yang terdiri dari Polres Kendal dan Kabupaten Semarang terus menelusuri aksi pembakaran kendaraan yang belakangan marak terjadi di wilayah Semarang.

"Sudah langsung turun ke TKP (tempat kejadian perkara) juga mengumpulkan informasi saksi-saksi yang di tempat. Termasuk dari Densus 88 Mabes Polri sudah mem-back up," kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/2).

Dia mengatakan, dari hasil analisa, diduga peristiwa tersebut telah direncanakan sebelumnya. Kendati demikian, sejauh ini polisi belum dapat menemukan pelaku maupun dalang di balik peristiwa tersrbut.


"Tentunya dugaan sementara tujuan para pelaku untuk membuat resah. Karena tidak ada barang hilang, tidak ada motif lain seperti ekonomi dan lain-lain," jelas Syahar.

Adapun, sasaran aksi pembakaran adalah kendaraan yang tengah diparkir baik di garasi maupun pinggir jalan. Data yang dihimpun kepolisian paling banyak pembakaran terjadi di Semarang.

Tercatat peristiwa pembakaran terjadi sejak akhir 2018. Antara lain pada 4 Januari 2019 di Jalan Puspogiwang I, tanggal 8 Januari di Jalan Irigasi, tanggal 10 Januari di Jalan Gaharu Utara Banyumanik, dan pagi tadi di Jalan Ciliwung Mlatiharjo.

Ditambah kasus pembakaran mobil merek Daihatsu bernopol K 9478 ED di Jalan Ciliwung, Mlatiharjo, Semarang Timur pada Kamis dini hari (31/1). Sedangkan pembakaran sepeda motor salah satunya di Perum Beringin Ngaliyan pada 28 Januari. Kerusakan yang ditimbulkan akibat pembakaran bervariasi, yakni nyaris terbakar habis maupun terbakar pada bagian depan.

"Cuma dilakukan pada jam sepi. Dan sasarannya kendaraan yang diparkir di luar," demikian Syahar. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya