Berita

Workshop HPN 2019/Net

Politik

Dewan Pers: Cara Peredaran Indonesia Barokah Sama Dengan Obor Rakyat

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 15:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Catatan buruk dari gelaran Pemilu 2014 masih terus membayangi masyarakat Indonesia di pemilu tahun ini. Di antaranya, sebaran aksi kampanye hitam, isu identitas, dan sebaran media-media propaganda.

Begitu dikatakan Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo dalam workshop bertajuk “Peliputan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019” di Four Point Hotel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/2).

"Memori buruk Pemilu 2014 seperti ada aksi kampanye hitam, ada media semacam Obor Rakyat, isu SARA dan dimainkannya politik identitasnya," ujar Stanley, sapaan akrabnya.


Secara khusus, Stanley menyoroti pola peredaran tabloid Obor Rakyat yang kini kembali terjadi. Pola Obor Rakyat yang menyebar informasi bohong dan kampanye hitam mirip dengan tabloid Indonesia Barokah yang beredar di Pemilu 2019.

Bedanya, Indonesia Barokah menyudutkan Prabowo Subianto, sementara Obor Rakyat merugikan bagi Jokowi.

Di mata Stanley, cara peredaran tabloid Indonesia Barokah cukup identik dengan cara peredaran Obor Rakyat pada Pemilu 2014.

"Caranya sama, metodenya sama, yaitu menggunakan nama redaksi palsu, alamat palsu, dikirim via pos," tukasnya.

Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) Jawa Timur 2019 yang menjadikan Kota Surabaya sebagai tuan rumah. [ian]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya