Berita

Acara "Mengapa Kita Harus Kembali Ke UUD 1945"/RMOL

Politik

Bahas Pemurnian UUD, Mantan Ketua KPK: Tidak Berhubungan Dengan Pemilu

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 11:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Penyampaian aspirasi kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI bertajuk "Mengapa Kita Harus Kembali Ke UUD 1945" bukanlah acara politik praktis yang berkaitan dengan Pemilu 2019.

Hal itu ditegaskan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen (Purn) Taufiequrachman Ruki dalam sambutannya di Gedung MPR, Nusantara IV, Senayan, Jakarta (Rabu, 6/2).

"Acara ini tidak ada hubungannya dengan Pemilu dan politik praktis yang akan kita hadapi ke depan," ujar Ruki.


Acara yang dipeolpori oleh Gerakan Kebangkitan Indonesia (GKI) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, aktivis, dan utusan partai politik yang masih peduli terhadap nasib bangsa.

"Atas mama Gerakan Kebangkitan Indonesia (GKI) ini tak berpikir yang lain, ada yang anggota parpol dari kedua calon, kami undang semuanya untuk kumpul bersama," tutur Ruki.

Menurutnya, UUD 1945 hasil amandemen telah jauh dari cita-cita proklamasi kemerdekaan. UUD hari ini adalah hasil amandemen 2002.

"UUD sekarang itu bukan UUD 1945 tapi UUD 2002," kata Ruki.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua MPR Zulkifli Hasan, aktivis senior Hariman Siregar, Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo, dana para purnawirawan TNI dan Polri.

"Hadir pula pada acara ini senior yang menjadi saksi ketika proklamasi, Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo," tutuo Ruki. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya