Berita

Ace Hasan Syadzily/RMOL

Politik

TKN: Jokowi Pakai Konsultan Asing Isu Daur Ulang

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 10:56 WIB | LAPORAN:

. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin membantah tudingan pasangan calon nomor urut 01 menggunakan konsultan asing untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2018.

Jurubicara TKN Jokowi-Maruf, Ace Hasan Syadzily menduga, isu Jokowi menggunakan konsultan asing sengaja disebarkan oleh kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebab hal itu pernah dilakukan pada Pilpres 2014 lalu.

"BPN Prabowo-Sandi kembali menebar hoax. Walaupun diberi tambahan permintaan klarifikasi, tapi jelas BPN menuduh Pak Jokowi memakai konsultan asing," kata Ace Hasan, Rabu (6/2).


Ditegaskannya, isu hoax Jokowi pakai konsultan asing adalah isu daur ulang. Sebab pada kenyataannya, isu mengenai Stanley Greenberg pernah muncul pada Pilpres 2014. Yang mana ketika itu, katanya isu ini dikembangkan oleh kubu Prabowo untuk menyebut semua yang dilakukan oleh Jokowi sebagai pencitraan.

"Tapi isu hoax itu tidak laku karena memang hoax, fiksi dan tidak berdasarkan fakta. Tahun 2019, BPN mengangkat isu hoax ini karena mereka terdesak oleh opini publik bahwa Prabowo menyewa banyak konsultan asing," tekannya.

Lebih lanjut, dikatakan Ace Hasan, di era keterbukaan seperti sekarang ini, BPN Prabowo-Sandi justru tidak bisa mengelak dengan banyaknya jejak digital kehadiran konsultan asing di kubu mereka. Jejak digital itu bisa ditemukan dengan mudah dalam bentuk foto, video maupun informasi-informasi di sosial media.

"Jejak digital bisa ditemukan dalam pengakuan Rob Allyn yang mengakui menjadi bagian tim pemenangan Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014. Jejak Rob Allyn tidak hanya pada Pilpres 2014 tapi kuat indikasi dipakai lagi oleh kubu Prabowo pada Pilpres 2019," pungkasnya.

Nama Jokowi tercatum sebagai salah seorang klien seorang ahli strategi politik ternama asal Amerika Serikat, Stanley B. Greenberg, PhD. Mengutip political-strategist.com, dijelaskan bahwa Greenberg merupakan pengumpul pendapat, ahli strategi politik, peneliti dan penulis kawakan.

Dia dikenal di seluruh dunia untuk panduan ilmiah dan berbasis penelitian yang telah membantu ratusan politisi, partai politik, perusahaan dan organisasi akar rumput untuk mewujudkan tujuan mereka. Penelitian Greenberg yang mendalam dan ekstensif kerap kali mengungkapkan kebenaran yang andal yang berhasil membantu politisi maupun korporat. [rus]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya