Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi/Net

Hukum

KPK Tetap Ogah Buka Kasus Yang Ditelisik Di Hotel Borobudur

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 19:33 WIB | LAPORAN: WISNU YUSEP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap tidak mau membocorkan ihwal perkara korupsi yang tengah didalami saat pegawainya mengalami pemukulan di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/2) malam.

"KPK belum dapat menyampaikan secara spesifik kasus apa, sebagaimana yang ditanyakan pada kami beberapa waktu kemarin," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan elektronik, Selasa (5/2).

Jika kasus itu sudah masuk tahapan penyidikan, kata dia, bisa saja KPK memberikan informasi kepada masyarakat.


"Akan kami informasikan sebagai hak publik untuk tahu," ujar dia.

Sejauh ini, kata dia, KPK telah melakukan upaya perbaikan dan pencegahan korupsi di Provinsi Papua melalui tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah).

Upaya KPK melakukan pencegahan itu, kata dia, dilakukan secara serius dalam kerangka mendukung pembangunan di Papua dengan cara mencegah korupsi di berbagai sektor.

"Pembangunan Papua penting bagi kita semua agar dapat dinikmati oleh masyarakat di Papua," ucap Febri.

Sebelumnya, terjadi pengeroyokan terhadap petugas KPK yang sedang bertugas melakukan pengintaian di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2) malam.

Di hotel tersebut sedang berlangsung rapat pembahasan hasil ulasan Kemendagri terhadap RAPBD Papua Tahun Anggaran 2019 antara pihak Pemerintah Provinsi dan DPRD Papua. [wis]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya