Berita

Politisi PAN Drajad Wibowo/Net

Politik

Drajad Wibowo: Tuduhan Konsultan Asing Salah, Mas Bowo Banyak Minta Input Ke Kita-Kita

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 19:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Tuduhan Presiden Joko Widodo soal adanya konsultan asing yang memakai cara-cara propaganda Rusia kepada lawan politiknya ditepis oleh kubu Prabowo Sandi.

Menurut politisi PAN Drajad Wibowo, tuduhan itu tidak tepat sama sekali. Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Drajad menyampaikan bahwa input Prabowo hanya dari timnya.

"Tapi jika memang beliau menuduh mas Bowo seperti itu, tuduhan tersebut salah. Tidak pernah sekalipun saya lihat ada bule yang ikut, entah dari AS, Rusia dan lain-lain. Malah mas Bowo banyak meminta input dari kita-kita. Dan beliau banyak mengikuti saran serta nasihat dari tokoh nasional seperti Presiden SBY dan Prof. Amien Rais," ucap Drajad dalam pesan elektroniknya, Selasa (5/2).


Drajad yang kerap kali ikut pertemuan dengan Prabowo beserta tim BPN tak sekalipun melihat ada konsultan asing di situ.

"Saya kan lumayan sering ikut rapat atau pertemuan di Hambalang, Kertanegara, atau di Gandaria jika Mas Bowo berkunjung ke Pak Amien," terangnya.

Kendati demikian, pihaknya pun tak menuduh balik atau melaporkan Presiden Jokowi atas tuduhan ini.

"Sebagai wujud penghormatan saya terhadap Presiden Republik Indonesia, saya tidak akan mengatakan bahwa ucapan Presiden Jokowi itu fitnah, apalagi hoax," pungkasnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya