Berita

Romo Syafii/Net

Politik

Serangan Membabi Buta Tanda Waktu Tumbang Jokowi Sudah Dekat

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 17:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kubu Joko Widodo mulai vulgar dalam menyerang calon presiden Prabowo Subianto. Terbaru, Jokowi menuding tim sukses lawannya itu menggunakan cara-cara ala propaganda Rusia.

Bagi Gerindra, serangan kubu Jokowi yang membabi buta itu menjadi pertanda elektabilitas pasangan calon 01 mulai merosot. Jokowi dinilai mulai khawatir bakal lengser saat Pilpres 2019 nanti.

“Ya itu karena kepanikannya, jadi membabi buta menyerang. Ini tanda bahwa waktu tumbangnya sudah dekat,” ujar anggota Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra Muhammad Syafii kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/2).


Serangan tidak hanya diucap dari bibir Jokowi saja. Melainkan juga dilihat dari tindak tanduk para pendukungnya. Salah satunya intervensi doa yang dilakukan kader PPP M Romahurmuziy alias Romi saat Pimpinan Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang salah ucap.

Selain itu, Romo Syafii juga menilai ada sejumlah ketidakadilan hukum yang dipertontonkan di negeri ini. Seolah hukum hanya tajam kepada oposisi, tapi tumpul pada kubu lainnya.

“Misal, kalau kita yang melaporkan ke polisi sangat banyak ngelesnya. Tapi kalau kita (yang dilaporkan), cepat sekali diproses hukumnya. Polisi ini sudah jadi alat politik,” tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya