Berita

Politik

Jokowi Harus Buktikan Tuduhan Propaganda Rusia, Kalau Tidak Mau Dicap Hoax

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 15:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Selain berdampak kepada hubungan diplomatik dengan Russia, tudingan Jokowi bisa dicap menyebarkan kabar bohong jika tidak bisa membuktikan adanya timses yang menggunakan propaganda ala Russia.

“Kalau ada bukti sebetulnya bagus diungkapkan ke publik faktanya. Jangan sampai Jokowi menyebarkan hoax kalau kemudian tuduhan itu enggak benar,” kata Analis Politik Pangi Syarwi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/2).

Pasalnya, Pangi yakin, Jokowi tak asal menuduh tanpa memiliki data dan fakta soal diksi propaganda Russia yang digunakan oleh tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02.


“Karena tuduh menuduh tidak bisa hanya pakai asumsi, persepsi dan menurut pikiran sendiri,” ujar Pangi.

Propaganda yang dimaksud Jokowi adalah teknik Firehouse of Falsehood yang juga digunakan Donald Trump guna menarik perhatian masyarakat dengan menyebarkan hoax, ketakutan, hingga pemberitaan-pemberitaan yang remeh. [hta]



Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya