Berita

Joko Widodo saat menjabat wali kota Solo/Net

Politik

Marwah Jokowi Sudah Hancur Sebelum Bergelar "Cak Jancuk"

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 08:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Marwah Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah jatuh jauh sebelum digelari "Cak Jancuk" oleh para pendukung di Surabaya, Jawa Timur.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono melalui pesan elektronik kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/2).

Marwah Jokowi, sebut dia, sudah hancur sebelum dia ditetapkan KPU sebagai calon presiden di Pilpres 2019.
"Jatuh marwah yang bersangkutam karena sebagai presiden mengkhianati janjinya pada rakyat dan pikirannya hanya bagaimana mempertahankan kekuasaan," kata Ferry.

"Jatuh marwah yang bersangkutam karena sebagai presiden mengkhianati janjinya pada rakyat dan pikirannya hanya bagaimana mempertahankan kekuasaan," kata Ferry.

Dia mencontohkan janji yang diingkari Jokowi diantaranya mewujudkan swasembada pangan, menaikan pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja. Ketiga janji ini diucapkan saat kampanye Pilpres 2014. Nyatanya, empat tahun lebih berkuasa, Jokowi tak juga menunaikannya.

Ferry berpandangan gelar "Cak Jancuk" menunjukkan upaya mempertahankan kekuasaan dengan berbagai cara oleh Jokowi menular ke para pendukungnya. Kendati singkatan dari cakap, agamis, kreatif, jantan, cakap, ulet, dan komitmen, namun konotasi "Cak Jancuk" tidak pantas disandangkan kepada presiden.

"Presiden mengambil semua langkah apapun demi kekuasaan, begitu juga dengan pendukungnya," tukas dia.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya