Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Gelar Untuk Jokowi, Seharusnya Pendukung Hormati Presidennya

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 02:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Partai Gerindra melihat tidak tepat pemberian gelar cak jancuk sebagai singkatan cakap, agamis, kreatif, Jantan, cakap, ulet, dan komitmen kepada calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi).

Menurut politisi Gerindra Andre Rosiade, sebutan dari para pendukung tersebut tidak tepat kepada Jokowi yang saat ini masih menjabat kepala negara.

"Bagi saya yang bukan orang Jawa arti kata itu sangat tidak bagus. Saya meskipun oposisi bukan mendukung beliau tapi saya menghormati beliau sebagai presiden kita. Menurut saya sangat tidak tepat sekali sebutan itu," jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/2).


Ketika disinggung soal relawan yang menyematkan itu perlu diproses hukum atas tuduhan penghinaan kepada presiden, Andre enggan berkomentar.

"Itu urusannya TKN dan Jokowi sendiri untuk selesaikan itu," kilahnya.

Yang pasti, presiden merupakan simbol negara yang harus dihormati oleh seluruh warganya. Andre menganggap kritik kepada presiden boleh asal kuat dasarnya tetapi jangan menghina.

"Presiden itu simbol negara, wajib bagi saya menghormati beliau," tandasnya. [wah] 

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya