Berita

Foto: MN KAHMI

Politik

MN KAHMI Bantah Akan Deklarasi Dukung Capres Di Rumah Akbar Tanjung

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 15:55 WIB | LAPORAN:

Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) membenarkan telah menerima undangan dari senior HMI, Akbar Tanjung.

Namun undangan itu bukan dimaksudkan deklarasi KAHMI-HMI mendukung calon presiden tertentu.

"Undangan yang kami terima dari Kanda Dr. Akbar Tandjung adalah acara untuk peringatan 72 tahun kelahiran HMI, serta dimulainya pembuatan film Lafran Pane, sebagai Pahlawan Nasional," terang Koordinator Presidium MN KAHMI, Hamdan Zuelva melalui siaran pers yang diterima redaksi siang ini (Senin, 4/2).


Acara diagendakan besok (Selasa, 5/2) di kediaman Akbar Tanjung, Jalan Purnawarman Nomor 18 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Presiden Jokowi juga diundang hadir.

"Acara tersebut adalah inisiatif Kanda Dr. Akbar Tandjung," imbuhnya.

Sementara dalam pertemuan di rumah Akbar Tanjung pada Jumat pagi (1/2) lalu, Hamdan menjelaskan tentang harapan MN KAHMI tidak mengatasnamakan alumni HMI, apalagi organisasi KAHMI pada acara tersebut.

"Beliau sangat memahami dan menyambut baik harapan dari Majelis Nasional KAHMI tersebut," ulas Hamdan.

Akbar pun setuju menggunakan nama 'Dukungan Sahabat AT untuk Jokowi' jika dilakukan deklarasi. Selain itu lanjut Hamdan, juga disepakati tidak menggunakan kata Dies Natalis HMI yang notabene agendanya PB HMI.

"Kami menghargai sikap dan pilihan politik para alumni HMI yang secara nyata berada di kedua paslon capres/cawapres bahkan banyak di antaranya aktif menjadi tim sukses," ujar Hamdan lagi.

Akan tetapi, MN KAHMI mengimbau dalam melakukan ikhtiar dan langkah-langka politik, tetaplah berkomitmen menjaga keutuhan dan martabat organisasi KAHMI sebagai wadah bersama bagi seluruh alumni HMI.

Lebih lanjut Hamdan juga menegaskan bahwa MN KAHMI tidak pernah mengeluarkan flayer atau pemberitaan deklarasi dukungan pada paslon tentu dengan nama KAHMI.

"Nama KAHMI untuk deklarasi dukungan pada paslon tertentu adalah tidak benar dan tanpa sepengetahuan Majelis Nasional KAHMI," tegasnya.

Mengakhiri siaran pers MN KAHMI, Hamdan mengimbau kepada seluruh alumni HMI untuk terus mengembangkan tradisi tabayyun dalam menghadapi berbagai isu, berita, maupun informasi yang belum jelas kebenarannya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya