Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Nyerang Terus Pertanda Kekalahan

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 14:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon presiden petahana Joko Widodo dinilai menunjukkan kepanikan dan takut kalah dengan terus melancarkan sindiran-sindiran tajam ke kubu penantangnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Akhir pekan lalu dalam kampanyenya di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Jokowi secara bertubi-tubi menyindir pernyataan Prabowo mulai soal Indonesia bubar dan punah, satu selang darah di RSCM dipakai 40 orang, hingga kasus hoax eks Jurkamnas Prabowo-Sandiaga, Ratna Sarumpaet.

Kemarin (Minggu, 3/2) di Surabaya, Jokowi melempar isu ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia. Meski tidak menyebut tim sukses dimaksudnya.


"Di mana-mana kalau petahana itu harusnya defensive bukan menyerang," kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/2).

Namun yang terjadi sebaliknya. Padahal menurut dia, sebagai petahana, Jokowi sudah diberi kesempatan amanat dan kekuasaan.

"Harusnya petahana itu mempertahankan dan membuktikan bahwa selama periodenya itu sudah bekerja berhasil," imbuhnya.

Semakin getol menyerang, ia menyimpulkan apa yang dikerjakan petahana selama ini tidak berhasil.

"Jadi, kalau petahana itu menyerang berarti tandanya petahana panik, kalau  orang panik itu tanda-tanda orang kalah, berarti ada masalah pada petahana," terang Riza.[wid] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya