Berita

Granat tangan yang ditemukan di tumpukan kentang/BBC

Dunia

Granat Tangan Era Perang Dunia Satu Ditemukan Di Pabrik Keripik Kentang

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 13:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah granat tangan Jerman era Perang Dunia Satu ditemukan di antara pengiriman kentang yang dikirim dari Perancis ke sebuah pabrik keripik kentang di Hong Kong baru-baru ini.

Granat yang tertutup lumpur kering itu memiliki lebar 8 cm dan ditemukan dalam kondisi "tidak stabil"  karena telah habis tetapi gagal meledak.

Granat pertama kali ditemukan di pabrik pembuatan kripik kentang Calbee di distrik Sai Kung timur akhir pekan kemarin.


Granat tersebut kemudian diledakkan dengan aman di lokasi oleh petugas pembuangan bom.

"Semua informasi sampai saat ini menunjukkan bahwa granat itu diimpor dari Perancis bersama dengan kentang lainnya," kata Inspektur Wong Ho Hon seperti dimuat BBC.

Dia menambahkan bahwa perangkat itu dijinakkan menggunakan teknik penembakan air tekanan tinggi.

Diduga, bom itu digali secara tidak sengaja dengan kentang yang ditanam di ladang di Perancis sebelum diekspor.

"Granat itu kemungkinan telah ditinggalkan, dijatuhkan oleh tentara di sana selama perang, atau ditinggalkan di sana setelah dilempar," kata seorang sejarawan militer, Dave Macri, seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya