Berita

Penyerahan bantuan non tunai PKH di Parung/Net

Politik

PKH Efektif Turunkan Angka Kemiskinan

SABTU, 02 FEBRUARI 2019 | 22:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu cara pemerintah dalam membangun rakyat Indonesia menjadi lebih tangguh dan jauh dari kemiskinan.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial RI Harry Hikmat menguraikan bahwa ada empat faktor yang membuat PKH efektif menurunkan angka kemiskinan, yaitu murah, mudah, berkah dan cerah.

Murah, lantaran PKH memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin pada aspek pendapatan dan konsumsi atau kebutuhan dasar.


“Dengan bantuan PKH dan BPNT, KPM bisa membeli kebutuhan pokok pangan yang berkualitas baik dan kebutuhan sekolah anak dengan harga yang murah,” ujarnya Harry saat menyalurkan bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di GOR Parung, Bogor, Sabtu (2/2).

PKH melalui para pendamping akan mengubah pola pikir keluarga penerma manfaat (KPM) lebih memperhatikan dunia pendidikan, kesehatan, kemandirian ekonomi keluarga.

“Sehingga mereka bisa hidup mudah di kemudian hari,” tambahnya.

Selain itu, PKH juga membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam kerja-kerja sosial. Sekaligus membuka puluhan ribu lapangan pekerjaan sehingga menjadi berkah.

“PKH juga efektif dalam memerangi kemiskinan karena memiliki indeks bantuan dan jangkauan yang luas agar hidup masyarakat makin cerah,” pungkasnya.

Dukungan atas PKH juga diberikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang turut hadir dalam acara itu. Bagi ketua umum Golkar itu, PKH berkontribusi besar pada penurunan angka kemiskinan. Utamanya, program yang dengan BPNT atau rastra.

“Tapi juga dibutuhkan komitmen dan kesungguhan seluruh penerima bantuan sosial untuk mengikuti program ini dengan baik. Sehingga ke depannya taraf hidup KPM meningkat, lebih sejahtera dan dapat hidup mandiri,” paparnya.

Ke depan, Airlangga memastikan kementeriannya akan bekerja sama dengan Kemensos dalam memberikan pelatihan kewirausahaan dan bantuan peralatan wirausaha kepada KPM PKH untuk menunjang kemandirian.

“Dengan mewujudkan kemandirian ekonomi, KPM PKH diharapkan dapat keluar dari kondisi keterpurukan ekonomi sehingga tidak bergantung pada bantuan pemerintah,” pungkasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya