Berita

Dadang M Naser/Net

Politik

Tim Sukses Jokowi Akui Tidak Mudah Menang Di Bandung

SABTU, 02 FEBRUARI 2019 | 22:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tim Sukses pasangan Joko Widodo-Maruf Amin perlu memutar otak untuk bisa menang di Kabupaten Bandung.

Dewan Pengarah TKD Jokowi-Ma'ruf Kabupaten Bandung, Dadang M Naser mengakui tidak mudah untuk memenangkan pasangan 01. Isu dan serangan hoax yang kencang dalam beberapa bulan terakhir menjadi salah satu penyebabnya.

Untuk itu, Dadang meminta tim perlu mengubah strategi.


"Banyak tekanan, isu-isu politik. Itu yang saat ini harus segera dinetralisir apalagi hal-hal yang sifatnya fitnah termasuk tudingan PKI," ujar Dadang usai Konsolidasi Pemenangan Partai Golkar Kabupaten Bandung, Sabtu (2/2).

Dadang menyebut elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di wilayah Kabupaten Bandung yang sempat merangkak naik  beberapa bulan lalu, kini mulai melambat. Berdasarkan survei, penyebabnya karena isu-isu politik yang kurang dominan.

"Isu BPJS misalnya. Makanya kami harap diselesaikan di pusat oleh presiden aktif yang kembali mencalonkan diri. Kami di daerah terus (menyosialisasikan) mana saja keberhasilan dari Pak Jokowi," tuturnya.

Ketua Golkar Kabupaten Bandung itu juga mengaku tidak mudah untuk membalikan keadaan. Tapi dia yakin dengan soliditas yang kuat dan evaluasi yang terus menerus, Jokowi-Maruf bisa menang.

“Golkar sendiri kan fatsun terhadap keputusan partai (mendukung Jokowi-Ma'ruf) tidak mendua," tegasnya seperti dikutip RMOLJabar. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya